Sabtu, 22 November 2014

Hidup Sehat Itu Indah

HIDUP SEHAT SEPERTI BAGINDA RASULULLAH SAW


1. SELALU BANGUN SEBELUM SUBUH

Rasul selalu mengajak ummatnya untuk bangun sebelum subuh, melaksanakan sholat sunah dan sholat Fardhu, sholat subuh berjama’ah. Hal ini memberi hikmah yang mendalam antara lain :

- Berlimpah pahala dari Allah SWT

- Kesegaran udara subuh yg bagus untuk kesehatan / terapi penyakit TB

- Memperkuat pikiran dan menyehatkan perasaan.

2. AKTIF MENJAGA KEBERSIHAN

Rasulullah SAW selalu sentiasa rapi & bersih, tiap hari kamis atau Juma’at beliau mencuci rambut-rambut halus di pipi, selalu memotong kuku, bersisir dan berminyak wangi. "Mandi pada hari Jumaat adalah wajib bagi setiap orang-orang dewasa. Demikian pula menggosok gigi dan memakai harum-haruman" (HR Muslim).

3. TIDAK PERNAH BANYAK MAKAN

Sabda Rasulullah SAW : "Kami adalah sebuah kaum yang tidak makan sebelum
lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak (tidak sampai kekenyangan) " (Muttafaq Alaih)

Dalam tubuh manusia ada 3 ruang untuk 3 benda : Sepertiga untuk udara, sepertiga untuk air dan sepertiga lainnya untuk makanan. Bahkan ada satu tarbiyyah khusus bagi ummat Islam dengan adanya Puasa Ramadhan untuk menyeimbangkan kesehatan.

4. GEMAR BERJALAN KAKI

Rasulullah SAW selalu berjalan kaki ke Masjid, Pasar, medan jihad, mengunjungi rumah sahabat, dan sebagainya. Dengan berjalan kaki, keringat akan mengalir, pori-pori terbuka dan peredaran darah akan lancar.Ini penting untuk mencegah penyakit jantung.

5. TIDAK PEMARAH

Nasihat Rasulullah SAW: "Jangan Marah"diulangi sampai 3 kali. Ini menunjukkan akikat kesehatan dan kekuatan Muslim bukanlah terletak pada jasadiyah belaka, tetapi lebih jauh yaitu dilandasi oleh kebersihan dan kesehatan jiwa. Ada terapi yang tepat untuk menahan marah :

- Mengubah posisi ketika marah, bila berdiri maka duduk, dan bila duduk maka
berbaring
- Membaca Ta 'awwudz, karena marah itu dari Syaithon

- Segeralah berwudhu

- Sholat 2 Rokaat untuk meraih ketenangan dan menghilangkan kegundahan hati

6. OPTIMIS DAN TIDAK PUTUS ASA

Sikap optimis akan memberikan dampak psikologis yang mendalam bagi kelapangan jiwa sehingga tetap sabar, istiqomah dan bekerja keras, serta tawakal kepada Allah SWT.

7. TAK PERNAH IRI HATI

Untuk menjaga stabilitas hati & kesehatan jiwa, mentalitas maka menjauhi iri hati merupakan tindakan preventif yang sangat tepat. “Ya Allah, bersihkanlah hatiku dari sifat sifat mazmumah dan hiasilah diriku dengan sifat sifat ahmudah.


Pesan Rasululloh SAW Untuk Ummatnya

Kajian Ilmu : Cinta Rasulullah

 "Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku, peliharalah solat dan santuni orang-orang lemah di antaramu"
"Ummatii, ummatii, ummatiii?" ("Umatku, umatku, umatku")

Ada sebuah kisah tentang totalitas cinta yang dicontohkan Allah lewat kehidupan Rasul-Nya

Pagi itu, meskipun langit telah mulai menguning, burung-burung gurun enggan mengepakkan sayap. Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan
petuah, "Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua hal pada kalian, sunnah dan Al Qur'an. Barang siapa mencintai sunnahku, berarti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan bersama-sama masuk syurga bersama aku."

Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang redup menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Ummar dadanya naik turun menahan nafas dan tangisnya.Uthman menghela napas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam.

Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba. "Rasulullah akan meninggalkan kita semua" desah hati semua sahabat kala itu. Manusia tercinta itu, hampir usai menunaikan tugasnya didunia. Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan sigap menangkap Rasulullah yang limbung saat turun dari mimbar. Saat itu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu, kalau bisa.

Matahari kian tinggi, tapi pintu Rasulullah masih tertutup. Sedang didalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?" "Tak tahulah aku ayah, sepertinya ia baru sekali ini aku melihatnya," tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap putrinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Satu-satu bagian wajahnya seolah hendak di kenang. "Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malakul maut," kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tak ikut menyertai.
Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap diatas langit dunia menyambut roh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. "Jibril, jelaskan apa hakku nanti dihadapan Allah?", Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. "Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti rohmu. Semua syurga terbuka lebar
menanti kedatanganmu, "kata jibril. Tapi itu ternyata tak membuat Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan.

"Engkau tidak senang mendengar kabar ini?" Tanya Jibril lagi." Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?". "Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: 'Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada didalamnya," kataJibril.

Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan roh Rasulullah ditarik nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini." Lirih Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril membuang muka. "Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya Rasulullah pada Malaikat penghantar wahyu itu. "Siapakah yang tega, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik, karena sakit yang tak tertahankan lagi. "Ya Allah, dahsyat niat maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku. " Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan telinganya. "Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku, peliharalah sholat dan santuni orang-orang lemah di antaramu"

Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan diwajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. "Ummatii, ummatii, ummatiii?" ("Umatku, umatku, umatku") Dan, pupuslah kembang hidup manusia mulia itu. Kini, mampukah kita mencinta sepertinya? Allahumma sholli 'ala Muhammad wa baarik wasalim 'alaihi.

sumber : kajian agama Islam








Senin, 18 November 2013

Tahun Baru Umat Islam 1435 H


Makna Kegiatan sebagai Motivasi Kehidupan Anak Yatim

Dalam hidup ini perlu kita ketahui ada baiknya dalam kehidupan anak yatim untuk dibekali iman dan takwa dalam kegiatan sehari-hari mereka. Untuk pengetahuan dalam kegiatan anak yatim sebaiknya harus diisi dengan berbagai kegiatan yang nantinya dapat meningkatkan kualitas diri, sehingga mereka memiliki bekal ketika menjalani kehidupan sosialnya kelak. Dimana adanya bekal yang mampu membuat hidup mereka mandiri dan tidak bergantung pada orang lain. Berbagai kegiatan yang dilandasi iman dan takwa misalnya rajin beribadah atau berdoa sebelum malakukan aktivitas mereka. Kegiatan ini juga akan mampu membuat mereka mandiri seperti mencuci baju mereka sendiri, memasak, membersihkan kamar dan lingkungan sekitarnya, kemudian dibekali berbagai macam ketrampilan yang merupakan bekal iman dan takwa. Yang artinya dalam hal ini kehidupan anak yatim tidak hanya membutuhkan pendidikan formal namun informal juga penting. 

 Pada dasarnya kita dapat mengambil bagian dalam kehidupan anak yatim. Yaitu kita dapat melakukan berbagai kegiatan untuk anak yatim dengan kegiatan sosial maupun keagamaan. Kegiatan keagamaan disini seperti; pengajian, bersedekah, dan lain sebagainya. Disisi lain kegiatan sosial yang menopang kehidupan anak yatim dengan mengadakan pelatihan atau pemberian ketrampilan misalnya menjahit, menulis, beternak dan lainnya. Tak hanya itu adapun kegiatan sosial yang lain, seperti memberikan buku-buku untuk melengkapi koleksi buku pada perpustakaan mereka dan lainnya. Karena sebagai umat Rasul kita memiliki tanggung jawab untuk memuliakan anak-anak yatim itu.

Adapun hal lain yang dapat dilakukan dengan meningkatkan kepercayaan diri anak yatim. Tentunya tidak dapat dipungkiri bahwasanya kebanyakan anak-anak yatim merasa rendah diri. Mereka menjadi iri dan minder terhadap teman mereka yang memiliki keluarga lengkap. Dalam hal ini untuk meningkatkan kepercayaan diri anak yatim tersebut diberikannya berbagai kegiatan yang akan motivasi agar mereka lebih berani dalam kehidupan mereka. Tentunya berbagai kegiatan positip yang dapat memotivasi kehidupan mereka dimana dapat memberikan semangat pada kehidupan mereka. Selain itu diberikan pula kegiatan berupa ketrampilan dalam kehidupan anak yatim tersebut sebagai kegiatan yang dapat memotivasi kehidupan mereka.

Yapina, 17 November 2013
by:  Tutur Tinular
alfudhola16graha@gmail.com  / google.com/+AlFudholaGrahaPrima